Beranda > News > Akun Twitter PM Thailand Dibajak Hacker

Akun Twitter PM Thailand Dibajak Hacker

VIVAnews – Akun Twitter dan Facebook milik Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra dibajak hacker dan ditulisi status yang merendahkan pemerintah. Peristiwa ini disebut-sebut sebagai salah satu konspirasi untuk menghancurkan citra pemerintahan Yingluck.

Dilansir dari laman Bangkok Post, Senin 3 Oktober 2011, akun @PouYingluck milik Yingluck dibajak pada hari Minggu kemarin. Dalam salah satu statusnya, dikatakan, “Bagaimana bisa melindungi pemerintah, sementara akun Twitternya saja dapat dengan mudah dibobol.”

Dalam status lainnya, hacker mengatakan bahwa pemerintah Yingluck hanya membodohi rakyat miskin. Pemerintahan Yingluck juga dikatakan gagal dalam mengatasi bencana banjir di Thailand.

“Memangnya apa kesempatan yang dimiliki orang miskin? Kami menipu rakyat miskin. Kami memberikan mereka harapan demi suara mereka, demi keuntungan kroni-kroni kami,” tulis di akun tersebut.

“Negara ini hanyalah bisnis semata. Kami bekerja untuk sekutu kami, bukan untuk rakyat Thailand. Kami bekerja untuk mereka yang mendukung kami, bukan yang menentang kami,” tulis akun lainnya.

Peretasan akun milik Yingluck saat ini tengah dalam penyelidikan aparat keamanan. Menteri Informasi dan Teknologi Komunikasi Thailand Anudith Nakornthap mengatakan, berdasarkan investigasi, pelaku menggunakan kartu pra-bayar dan iPhone untuk membobol akun Yingluck. Hingga saat ini, akun Yingluck belum bisa diakses.

Juru bicara pemerintah, Prompong Nopparit, mengatakan salah satu hasil investigasi menunjukkan ada campur tangan tokoh penting dalam peretasan tersebut. Prompong menjelaskan tokoh ini mencoba menghancurkan citra pemerintah.

Upaya peretasan ini, kata Prompong, adalah satu dari sembilan poin konspirasi melawan pemerintah. Di antara konspirasi tersebut adalah menggunakan media untuk mendiskreditkan kebijakan pemerintah, mempengaruhi pegawai negeri untuk mengganjal penerapan kebijakan, dan mengajak kelompok sipil dan organisasi non pemerintah untuk memprotes pemerintah berkuasa.

sumber : vivanews.com

Kategori:News
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: