Beranda > News > Empat Langkah indonet dalam Mengamankan Aset Teknologi Informasi Perusahaan

Empat Langkah indonet dalam Mengamankan Aset Teknologi Informasi Perusahaan

Jakarta – Bagi perusahaan, keamanan atas aset-aset teknologi informasi yang menjadi tulang punggung operasional perusahaan seperti komputer, jaringan Internet, dan infrastruktur email, seharusnya menjadi hal yang sangat penting. Sayangnya, banyak perusahaan masih abai dalam mengamankan aset-aset tersebut. Misalnya tidak melindungi komputer dengan antivirus yang paling update, membiarkan karyawan meng-install program apapun di komputer kantor, atau membiarkan jaringan kantor terbuka tanpa perlindungan dari peretas (hacker).

Padahal, ketidaksigapan ini berpotensi membawa kerugian besar bagi perusahaan, karena ancaman terhadap perusahaan dapat datang dari luar maupun dari dalam perusahaan sendiri. Ancaman dari luar misalnya email yang berisi malware, atau peretas yang merusak sistem atau mencuri data. Dari dalam, contoh ancaman bisa datang dari virus yang tidak sengaja diklik di flashdisk lalu menyebar di jaringan kantor. Atau yang lebih buruk lagi, ada oknum karyawan yang sengaja membocorkan data rahasia perusahaan.

Kalau hal buruk sudah terjadi, kerugian besar akan dialami perusahaan, seperti kerugian terhambatnya operasional kantor, kerugian finansial langsung maupun tidak langsung, bahkan kerugian nama baik perusahaan. Jelas, lebih baik melakukan langkah-langkah perlindungan keamanan yang menyeluruh sebelum terjadi serangan.

PT IndoInternet (indonet), penyedia jasa Internet pertama di Indonesia yang telah bertransformasi menjadi business enabler dalam teknologi informasi, memiliki solusi bagi perusahaan untuk menghadapi masalah ini. Terdapat empat langkah dalam bentuk produk dan layanan yang dimiliki oleh indonet untuk membantu perusahaan melindungi aset-aset teknologi informasinya dari ancaman-ancaman dari luar maupun dari dalam.

Produk pertama adalah Desktop Management (DM), yang melindungi pengguna secara langsung lewat komputer yang digunakan sehari-hari. DM melindungi komputer perusahaan dari virus, serangan peretas atau malware dengan adanya firewall, serta membatasi aplikasi apa saja yang dapat dijalankan oleh karyawan. Lebih dari itu, DM dapat membatasi apa saja media penyimpanan yang dapat digunakan di komputer tersebut, sehingga mengurangi resiko hilangnya data perusahaan lewat kopi flashdisk atau lewat CD. Salah satu perusahaan yang telah menggunakan layanan ini pada 36 komputernya mendapatkan 20 ribu berkas telah dikarantina karena mengandung virus!

Produk kedua adalah Network Access Management (NAM), yang memberikan perlindungan lebih luas pada jaringan komputer perusahaan. NAM dapat mencegah peretas maupun aplikasi jahat (spyware, malware) beraksi. NAM juga dapat digunakan untuk mengatur aktivitas Internet di jaringan perusahaan, misalnya mengatur website apa saja yang dapat diakses selama jam kantor. Selain itu, NAM juga dapat mengatur perangkat apa saja yang boleh terhubung ke jaringan perusahaan.

sumber : detikinet.com

Produk ketiga adalah Email Management Service (EMS), yang melindungi komunikasi perusahaan sehari-hari yaitu email. EMS adalah layanan yang mengelola semua email perusahaan di Data Center milik indonet. Di EMS, email yang diterima sudah bebas virus dan spam, karena ditangani lebih dulu di server. Perusahaan yang menggunakan EMS pun tidak perlu berinvestasi mahal untuk memiliki mail server sendiri ataupun merekrut staf IT untuk menangani permasalahan email perusahaan, karena indonet memberikan dukungan teknis 24/7.

Produk keempat adalah Network Video Monitoring (NVM) yang memberikan perlindungan secara fisik dengan melakukan pemantauan lewat kamera CCTV. Video yang direkam akan diunggah ke server secara berkala, sehingga dapat dilihat lewat jaringan Internet, tidak perlu harus datang ke tempat tertentu. Selain itu, hasil video akan dipecah ke dalam durasi yang lebih pendek untuk mempermudah pencarian video apabila terjadi sesuatu. Menggunakan NVM, perusahaan tidak perlu berinvestasi mahal dengan membeli berbagai perangkat, karena perangkat NVM disediakan oleh indonet.

Semua pengaturan keempat layanan tersebut dilakukan secara terpusat di indonet, namun dapat disesuaikan dengan kebijakan di perusahaan tersebut. Hal ini membuat perusahaan tidak perlu bersusah payah meluangkan sumber daya berharganya untuk mengamankan aset perusahaan. Dengan keberadaan indonet sebagai business enabler perusahaan Anda, masihkah perusahaan Anda mengabaikan keamanan tulang punggung perusahaan, yaitu aset teknologi informasinya?

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: